1. Kopi Murni
Kopi ini secara bahan tentu 100% kopi yang berasal dari biji kopi yang disangrai hingga dihaluskan tanpa ada tambahan bahan apapun. Tentunya ini membuat harganya menjadi mahal. Status kehalalan pada kopi ini terletak pada proses sangrainya yang dicampur bahan lain, contohnya lemak mentega.
Titik kritis mentega adalah sumber hewan itu sendiri. Mentega harus berasal dari hewan yang halal dan proses penyembelihan yang sesuai syariat Islam. Jika digunakan komponen lemak hewani (kebanyakan adalah lemak sapi) maka harus dilengkapi dengan sertifikat halal yang valid.
2. Kopi Sachet
Kopi jenis ini tentunya sudah familiar di kalangan masyarakat. Kopi jenis ini bisa kita temui dengan mudah di warung-warung dan minimarket. Kopi sachet mudah dan siap diseduh dengan air panas atau air hangat. Selain bubuk kopi yang menjadi bahan utama, kopi sachet juga dicampur dengan bahan lainnya seperti gula, susu, perisa (flavor) atau pun krimer.
3. Kopi Kafe
Kopi yang ada di kafe semakin banyak titik kritisnya. Hal ini karena campuran dari minuman kopi semakin kompleks, mengikuti jenis menu kopi yang disajikan. Untuk jenis kopi espresso, kopi gelap, titik kritisnya lebih sedikit. Selain itu ada kopi latte, cappucino yang lebih rumit dari espresso karena memakai bahan lain semisal susu dan yang lainnya. Bahan tambahan ini yang perlu diperhatikan kehalalannya.
#sertifikathalalmui
#sertifikathalalindonesia
#sertifikasihalalumkm
#halal
#halalfood
#halalfoodie
#jasa
#jasasertifikat
#jasasertifikathalal
#produk
#produkhalal
#bisnishalal
#mui
Kontak Kami :
PT. Sertifikat Halal Indonesia
Alamat : Ruko Melia Walk MDA-39
Jl. Boulevard Graha Raya Kel. Paku Jaya Kec. Serpong Utara
Kota Tangerang Selatan - Banten 15324
Phone : (021) 22352882
Mobile : 087787343991 (Call / Whatsapp)
Email : sertifikathalalindonesia@gmail.com
www.sertifikat-halal.com
