Titik Kritis Haram Tahu

Melihat proses pembuatan dan bahan baku yang digunakan, sebenarnya tahu termasuk makanan yang aman dikonsumsi dari sisi kaidah syariah, alias halal. Apalagi jika dalam proses menggumpalkan protein kedelai digunakan kalsium sulfat (batu tahu) yang berasal dari air sisa perasan gumpalan tahu yang dibiarkan semalam. 

Biasanya bagian sisa cairan endapan tahu ada yang dibuang dan ada yang ditampung untuk dibiarkan semalam. Agar tahu lebih cepat menggumpal maka dicampurkan cairan hasil peraman pada malam sebelumnya. Pada saat itulah, terjadi proses fermentasi asetat dan kemudian terbentuk cairan yang asam. Cairan inilah yang dipakai untuk menggumpalkan protein kedelai. Cara ini tentu aman, tidak ada titik kritis haram yang harus diwaspadai.

Namun, bagi para pembuat tahu yang curang, seringkali digunakan formalin untuk mengawetkan, atau memakai pewarna buatan agar tahu yang dipasarkan menampilkan warna cerah dan menarik. Kedua bahan tersebut, formalin dan pewarna buatan, sangat dilarang untuk digunakan dalam campuran bahan makanan. Tahu yang menggunakan formalin dan pewarna buatan sudah pasti akan mengurangi ke-thayyib-nya, dan manfaatnya bagi kesehatan tentu juga diragukan.

(https://halalmui.org/mengenal-titik-kritis-keharaman-tahu/

#sertifikathalal

#sertifikathalalmui

#sertifikathalalindonesia

#sertifikasihalalumkm

#halal

#halalfood

#halalfoodie

#jasa

#jasasertifikat

#jasasertifikathalal

#produk

#produkhalal

#bisnishalal

#mui

Kontak Kami :

PT. Sertifikat Halal Indonesia

Alamat : Ruko Melia Walk MDA-39

Jl. Boulevard Graha Raya Kel. Paku Jaya Kec. Serpong Utara

Kota Tangerang Selatan - Banten 15324

https://maps.google.com/?cid=6601626345943957164&entry=gps

Phone : (021) 22352882

Mobile : 087787343991 (Call / Whatsapp)

Email : sertifikathalalindonesia@gmail.com

www.sertifikat-halal.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *